Rabu, 25 November 2020 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Syiar
Masjid Cipaganti

Paduan Gaya Eropa dan Langgam Jawa

Minggu, 28 Mei 2017
IST.
MASJID Cipaganti memadukan gaya bangunan Eropa dan langgam bangunan Jawa.*

MRB - Masjid bersejarah yang dibangun tahun 1933 ini merupakan salah satu landmark Kota Bandung. Masjid yang dibangun oleh Prof. Ir. C.P.W. Schoemaker (1882-1949), arsitek mashur asal Belanda yang banyak berjasa dalam pembangunan gedung-gedung bersejarah di Kota Bandung.

Arsitektur masjid ini tergolong unik, karena memadukan gaya bangunan Eropa dan langgam bangunan Jawa, berupa penggunaan atap tajug tumpang dua, empat saka guru di tengah ruang dan detail ornamen berupa bunga maupun suluran. Sedangkan pemakaian kuda-kuda segi tiga penyangga atap dan penataan massa bangunan di antara Jalan Cipaganti dan Jalan Sastra merupakan cara penataan ala Eropa. Gaya pembuatan bangunan seperti ini merupakan sesuatu yang baru pada arsitektur masjid di Jawa.

Selain Masjid Agung Bandung (sekarang Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat), Masjid Cipaganti adalah masjid yang terletak di pinggir jalan besar pada masa kolonial.

Selain terkenal karena keunikan arsitekturnya, masjid ini juga bisa mempertahankan predikatnya sebagai tempat berlangsungnya akad nikah bagi pasangan pengantin yang menginginkan suasana masa lalu dipadu dengan nuansa yang Islami.* ainun - masjidraya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR