Rabu, 28 Oktober 2020 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Agenda

Tips Hindari Tiket KA Palsu

Minggu, 25 Juni 2017

MRB - Lebaran di Indonesia dan sejumlah negara identik dengan mudik. Sejak dua hari sebelum Lebaran, umat Islam berbondong-bondong mudik untuk merayakan Lebaran bersama sanak keluarga di kampung halaman. Seluruh alat transportasi darat, laut, dan udara dipenuhi oleh pemudik.

Kereta api (KA) merupakan salah satu moda angkutan darat primadona para pemudik. Sebulan sebelum Lebaran, tiket KA sudah habis terjual. Padahal PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero sudah menambah gerbong karena minat masyarakat menggunakan kereta api sangat tinggi.

Sayangnya, minat masyarakat yang cukup tinggi menggunakan kereta api untuk mudik, dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengeruk keuntungan dengan melakukan penipuan terhadap calon penumpang. Salah satunya dengan menjual tiket palsu.

Direktur Utama (Dirut) PT KAI Persero, Edi Sukmoro mengimbau masyarakat supaya lebih berhati-hati membeli tiket palsu. Imbauan ini bukan tanpa alasan, karena PT KAI mensinyalir tiket palsu beredar di stasiun-stasiun keberangkatan mudik Lebaran. Salah satunya di Stasiun Pasar Senen, ditemukan sembilan calon penumpang KA Kutojaya Utara (KA 192) dan tiga calon penumpang KA Kutojaya Utara Premium Tambahan (KA 7038) yang kedapatan memiliki tiket boarding pass palsu.

Edi mengimbau masyarakat untuk lebih cerdas dalam membeli tiket. Secara kasat mata, tiket palsu sangat mirip dengan tiket asli yang dikeluarkan oleh PT KAI. Tidak telihat palsu karena didesain sedemikian rupa sehingga sangat mirip dengan tiket asli yang dikeluarkan PT KAI.

Menurut Edi, pemegang tiket palsu tidak bisa berangkat karena PT KAI tidak memberikan toleransi. “Itu murni kesalahan calon penumpang,” katanya.

Berikut tips agar masyarakat yang membeli tiket secara online terhindar dari tiket palsu:
1. Cetak sendiri boarding pass di check in counter yang telah disediakan di stasiun.
2. Jangan membeli tiket dalam bentuk boarding pass.
3. Pastikan keaslian boarding pass dengan cara melihat kode pengaman berupa pola tulisan Kereta Api Indonesia pada boarding pass.
4. Jika ragu terhadap boarding pass, segera konfirmasi ke petugas atau customer service yang ada di stasiun, atau bisa juga melalui contact centre PT KAI di (021) 121. Bisa juga mendownload aplikasi KAI Access guna melihat kode booking tersebut asli atau tidak.* ati - masjidraya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR