Minggu, 15 September 2019 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Muamalah

Kuliner Wajib Saat Idul Fitri di Berbagai Negara

Kamis, 29 Juni 2017
IST.
CHICKEN bastilla merupakan kuliner wajib Idul Fitri di Maroko. Masakan ini kaya akan rempah karena menggunakan lada, kayu manis, bawang merah, kunyit dan jahe sebagai bumbunya dan dicampur kurma.*

MRB - Masih tentang Idul Fitri. Setiap negara mempunyai ciri khas dalam merayakan Idul Fitri, termasuk kuliner yang dihidangkan. Pasti Anda penasaran, makanan khas yang “wajib” dihidangkan di setiap negara saat Idul Fitri.

Kuliner “wajib” saat Idul Fitri ini sangat bervariasi, ada yang berupa makanan berat, ada pula yang berupa penganan atau kue. Apapun bentuk dan rasanya, kuliner khas ini menjadi makanan yang ditunggu-tunggu umat Muslim dalam merayakan Idul Fitri. Bahkan bagi mereka yang harus merantau, kuliner khas ini menjadi magnet bagi mereka untuk mudik.

Kuliner khas Idul Fitri di Indonesia adalah ketupat. Ketupat hampir tersaji di meja-meja makan keluarga Muslim di Indonesia. Biasanya ketupat disajikan dengan makanan pelengkap seperti opor, sayur labu, rendang, atau sambal goreng kentang.

Di Mesir, Idul Fitri dirayakan dengan fattha, yaitu nasi yang dimasak dengan rempah-rempah, tomat, daging, dan ditambahkan pasta. Di negeri ini, Idul Fitri terasa belum lengkap kalau belum disajikan kahk. Kue kering berisi kacang dengan bertabur gula bubuk ini, menjadi sajian utama keluarga-keluarga Muslim di Mesir. 

Masih di negara Timur Tengah, yaitu Yordania, Idul Fitri identik dengan qatayef. Makanan sejenis pancake ini sangat menggoda selera dengan aroma kayu manisnya yang sangat kuat. Berisi kacang-kacangan dan gula, qatayef lebih nikmat jika disiram sirup panas atau madu. Hmm, lezat.

 

Di negara Pakistan, Idul Fitri dirayakan dengan makanan olahan dari kurma. Makanan bernama sheer kurma atau kurma susu ini berupa puding. Uniknya, puding ini berisi makanan sejenis bihun yang oleh masyarakat setempat disebut vermicelli noodles.

Hampir sama seperti di Pakistan, di India pun ada puding bihun yang disajikan saat Idul Fitri. Puding ini namanya seviyan. Disajikan dengan susu dan buah kering, puding ini menjadi makanan yang ditunggu-tunggu saat Idul Fitri. Selain seviyan, masih ada satu lagi kuliner “wajib” yang harus tersaji, yaitu hyderabad haleem. Terbuat dari daging kambing rebus dicampur bubur gandum, irisan telur, dan bawang goreng, makanan ini sangat nikmat disantap hangat-hangat. 

Di Turki, Idul Fitri dirayakan masyarakat Muslim dengan menyantap puding debyaza dan halawa. Debyaza adalah puding aprikot yang sangat lezat. Selain itu ada baklava dan lokum yang rasanya manis. Juga ada ta'teema, kue dengan berbagai pilihan toping seperti keju, mentega, selai, dan telur matang. Sementara, Baklava dan Lokum adalah penganan manis.
Negara tetangga India, yaitu Bangladesh, mempunyai kuliner “wajib” saat Idul Fitri, yaitu curry chotpoti. Makanan ini berupa kare yang terbuat dari kacang polong, kentang, dan telur, dan tidak berisi daging-dagingan, sehingga makanan ini berkalori rendah.

Maroko, merupakan salah satu negara yang mempunyai banyak kuliner “wajib” Idul Fitri. Diantaranya chicken bastilla, yaitu kue berbahan dasar ayam yang dibumbui kunyit, kayu manis, lada, dan jahe. Ada juga meloui, yaitu roti yang mirip roti cane yang dimakan dengan campuran madu dan mentega. Masih ada lagi, tagine, wujudnya seperti semur berbahan dasar daging domba atau daging ayam. Masakan ini kaya akan rempah karena menggunakan lada, kayu manis, bawang merah, kunyit dan jahe sebagai bumbunya dan dicampur kurma.

Dari Asia, negara Myanmar yang penduduk muslimnya merupakan minoritas, mempunyai kuliner “wajib” Idul Fitri, yaitu danbauk htamin. Mirip nasi biryani yang disajikan dengan irisan mangga, daun mint, dan cabe hijau. Untuk kuenya, ada sa nwin ma kin, yaitu kue atau puding yang diolah dari semolina atau butiran gandum.

Terakhir kuliner khas Idul Fitri di negara China. Namanya mi la mian, semacam mi tarik yang terbuat dari gandum. Penyajiannya hampir sama dengan mi ayam ala Indonesia, yaitu diberikan daging (ayam atau sapi) di atas mi.* ati/berbagai sumber - masjidraya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR