Rabu, 25 November 2020 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Muamalah

Askar-askar Hajar Aswad

Sabtu, 5 Agustus 2017

MRB – Hajar Aswad merupakan salah satu daya tarik bagi jamaah haji maupun umrah saat mendatangi Masjidil Haram di Mekah, Saudi Arabia. Batu hitam yang terletak di salah satu sudut Ka'bah ini, menjadi “incaran” jemaah untuk menciumnya karena mencium Hajar Aswad merupakan sunah Nabi Muhammad Saw, karena beliau selalu menciumnya saat thawaf.

Tak jarang jamaah terlalu bernafsu sehingga menghalalkan segala cara untuk mencium Hajar Aswad, sehingga mereka melukai jamaah yang lain. Bagi jamaah haji maupun umrah, pasti pernah menyaksikan kerumunan jamaah di sekitar Hajar Aswad. Terkadang jamaah saling dorong dan saling tarik supaya bisa mendekati Hajar Aswad.

Ada juga jamaah yang terlalu memaksakan diri untuk mencium Hajar Aswad, sehingga mereka tidak memikirkan kondisi kesehatannya dan akhirnya pingsan atau terjatuh di sekitar lokasi. Hal ini tentunya menyulitkan jamaah lain yang sedang melaksanakan thawaf.

Untungnya Hajar Aswad dijaga secara bergantian oleh polisi atau askar selama 24 jam penuh. Askar atau polisi berbadan tegap berjaga di sekitar Hajar Aswad. Setiap satu jam, petugas tersebut diganti oleh askar baru.

Apa saja tugas askar tersebut? Dilansir dari Alarabiya.net, juru bicara Penerangan Satuan Keamanan Masjidil Haram, Mayor Sameh Al-Sulami mengungkapkan tugas para askar tersebut. Menurutnya, tugas para penjaga Hajar Aswad cukup banyak, bukan hanya menjaga batu yang diyakini berasal dari surga itu.

“Mereka juga bertugas membimbing para tamu Allah SWT tentang cara dan petunjuk mencium Hajar Aswad. Mereka bertugas mengurai penumpukan massa, termasuk bertanggung jawab untuk mengatur antrean jamaah yang ingin mencium batu Hajar Aswad," katanya.

Menurut Sulami, petugas diganti setiap satu jam. Ini dilakukan dengan tujuan agar mereka tetap bisa fokus dan konsentrasi menjaga benda bersejarah itu. “Mereka juga dibekali kemampuan menghadapi kondisi darurat, seperti penangangan jamaah yang pingsan atau kondisi emergency lainnya,” tuturnya.

Penjaga juga memperingatkan petugas lain bila menemukan jamaah atau pengunjung yang pingsan kaerena kelelahan atau kepanasan. Bagi jamaah, keberadaan askar di kiri dan kanan Hajar Aswad, sangat membantu dan mencegah terjadinya kerumunan yang bisa membahayakan jamaah.* ati – MasjidRaya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR