Minggu, 20 Oktober 2019 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Syiar
Masjid Bandara

Tempat Nikmat Ibadah di Tengah Hingar Bingar

Rabu, 9 Agustus 2017
IST.
SUASANA hingar bingar bandara seolah lenyap begitu masuk Masjid Bandara. Ibarat sedang berada di padang pasir nan gersang, masjid ini seperti oase yang memberikan ketenangan dan kesejukan.*

MRB – Suasana hingar bingar bandara seolah lenyap begitu masuk Masjid Bandara. Ibarat sedang berada di padang pasir nan gersang, masjid ini seperti oase yang memberikan ketenangan dan kesejukan.

Tiap waktu shalat tiba, masjid ini dipadati oleh para pekerja atau pegawai bandara. Sesekali juga tampak para penumpang yang mampir dan shalat di sini.

Udara dingin yang berasal dari air conditioner (AC) yang dibenamkan di bawah tiap kolong rak-rak penyimpanan Al-Quran, membuat ruangan di sekitar masjid terasa sejuk. Sangat kontras dengan udara di luar yang mencapai 48 derajat Celsius.

Dinamakan Masjid Bandara karena masjid ini berada di kawasan Bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis, Madinah. Jamaah calon haji (calhaj) gelombang I yang lebih dulu tinggal di Madinah, pasti akan bertemu dengan masjid ini, karena dari Tanah Air mereka akan mendarat langsung di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis.

Masjid Bandara dibangun sekitar dua tahun lalu, bersamaan dengan renovasi Bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis. Tiap waktu shalat tiba, masjid ini dipadati oleh para pekerja atau pegawai bandara.

Masjid Bandara mempunyai interior khas Arab. Bangunannya sangat indah, berdiri di lahan yang sangat luas sekitar 50 x 50 meter persegi, sehingga mampu menampung jamaah cukup banyak. Ruang shalat antara jamaah pria dan wanita berada di tempat terpisah.

Masjid ini mempunyai menara berlubang berbentuk daun kurma. Di depan pintu masjid, jamaah disambut kolam kecil berbentuk bintang dihiasi air mancur. Di sekeliling masjid terdapat tempat duduk yang dinaungi atap berbentuk pohon kurma.

Empat tiang berbentuk kotak berdiri kokoh menopang bangunan masjid. Karpet tebal dan lembut siap memanjakan jamaah saat menenunaikan shalat. Lampu-lampu kristal bergantung di langit-langit masjid. Di kanan dan kiri bangunan masjid, terdapat rak besar tempat menyimpan alas kaki.

Tempat wudlu dan toilet di masjid ini sangat bersih dan nyaman. Selalu ada petugas yang mengontrol kebersihan tempat wudlu dan toilet di masjid ini.

Jika Anda, jamaah calhaj ingin shalat di masjid ini, harus tahu kapan waktu masjid ini dibuka, karena waktu buka masjid ini dibatasi, tidak 24 jam. Masjid akan ditutup pada pukul 10.30 WAS (malam) hingga pukul 03.45 WAS (dini hari).* ati/berbagai sumber – MasjidRaya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR