Minggu, 22 September 2019 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Dakwah
Telaah

Kewajiban Muslim terhadap Masjid

Sabtu, 26 Agustus 2017
Oleh: H. Tjetje Soebrata

MRB - Dewasa ini, kita perlu mengingat kembali apa kewajiban kita terhadap masjid, yang selama ini kadang terlupakan. Beberapa kewajiban muslimin muslimat terhadap masjid, adalah:

1. Binayah (Pembangunan Masjid).

Dalam kaitan hukum fiqih, membangun masjid adalah fardhu kifayah. Dalam membangun masjid tersebut harus memenuhi dua syarat, yaitu syarat bangunan (segala sesuatu yang layak dilakukan menurut teknik bangunan), dan syarat ibadah (segala sesuatu yang menunjang terselenggaranya ibadah). Dalam hal ini, minimal terpenuhi dua kriteria, yaitu ketepatan arah kiblatnya dan kondisi air untuk bersuci. Masalah tempat wudlu harus diprioritaskan, karena dapat menentukan sah atau batalnya ibadah shalat.

2. Ri'ayah (Pemeliharaan masjid).

Mungkin saja membangun masjid lebih mudah daripada memeliharanya. Kita harus memelihara masjid agar tetap bersih, tetap indah, dan tetap menarik perhatian orang, sehingga nantinya banyak orang yang tertarik untuk masuk ke masjid. Dan untuk membersihkan masjid sebenarnya bukan hanya tugas DKM saja, melainkan menjadi tugas setiap orang Islam.

3. Idarah (Manajemen Masjid).

Manajemen masjid ini mencakup, bagimana perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan kegiatan, evaluasi dan lain-lain. Kita harus mengakui bahwa jumlah masjid ini cukup banyak. Di Jawa Barat saja tidak kurang dari 50.000 masjid. Hanya saja bagaimana menerapkan manajemen masjid, biasanya hanya alamiah dan turun temurun. Mereka jarang sekali menerapkan manajemen masjid secara baik dan benar. Nah, untuk terpenuhinya manajemen masjid ini, kita harus memiliki perkantoran, perangkat administrasi, komputer, dan apa saja yang diperlukan sesuai dengan perkembangan zaman.

4. Imarah (Pemakmuran Masjid).

Dalam Al-Quran surat At Taubah 18 disebutkan: "Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah itu hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah, iman kepada hari akhir, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat dan tidak takut kecuali kepada Allah". Memakmurkan masjid di sini, berarti memfungsikan masjid sebagai syi'ar Islam dan pusat kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat sebanyak-banyaknya kepada para jamaah.

Masjid memiliki keistimewaan-keistimewaan tertentu, di antaranya: Pertama, masjid merupakan tempat terbaik di muka bumi. Rasulullah menyatakan "Sebaik-baik tempat adalah masjid, dan sejelek-jelek tempat adalah pasar". Mengapa demikian? Masjid adalah tempat beribadah, di mana banyak orang shalat, mengaji, berdzikir, bersilaturahmi, dan berbagai kebaikan lainnya.

Kedua, masjid merupakan tempat penentram batin. Rasulullah SAW bersabda: "Tidak semata-mata suatu kaum berkumpul di rumah Allah (masjid), membaca kitab Allah dan bertadarus, melainkan akan turun kepada mereka ketentraman".

Ketiga, masjid adalah penyelamat kampung halaman dari siksa Allah. Dan keempat, bagi yang memakmurkan masjid, di akhirat nanti akan dinaungi oleh Allah, tatkala tidak ada naungan lain kecuali dariNya. Mereka itu selalu terkait hatinya terhadap masjid.***


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR