Jumat, 22 November 2019 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Kabar
Jamaah pun Dibekali Batu Jumrah

Tenda Biru dan Karpet Merah di Muzdalifah

Senin, 28 Agustus 2017
Sinhat/MasjidRaya.com
MENAG berharap, dengan pelayanan yang lebih baik, jamaah akan lebih khusuk lagi menjalankan ibadah haji.*

MRB – Sejak tiba di Arab Saudi, Minggu (20/8/2017), Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin selaku Amirul Hajj Indonesia, terus mengecek persiapan menjelang luncak ibadah haji. Termasuk mengunjungi jamaah dan tempat-tempat di Armina (Arafah, Mudzalifah, Mina).

Baru-baru ini Menag mengunjungi Muzdalifah untuk melihat lokasi jamaah saat mengambil kerikil untuk melontar jumrah serta sebelum berangkat ke Mina. Di Muzdalifah, Menag melihat hal baru terkait pelayanan kepada jamaah.

Di pinggir pagar bagian dalam Padang Muzdalifah, Menag melihat tenda berwarna biru terpasang berjajar sepanjang 2 kilometer. Tak hanya itu di tenda-tenda tersebut, nantinya akan dipasang karpet berwarna merah berhiaskan bunga-bunga.

Ketua Muassasah Asia Tenggara, M. Amin Indragiri kepada Menag mengatakan, tenda-tenda selebar 5,5 meter itu, disiapkan ruang berteduh jamaah haji menunggu diberangkatkan ke Mina sampai siang pada tanggal 10 Zulhijjah. Hal ini dimungkinkan terjadi seiring normal kembalinya kuota seluruh negara pengirim jamaah haji, termasuk Indonesia.

Menurut Amin, selain tenda baru, Muzdalifah juga akan dilengkapi dengan karpet baru. Diperkirakan sekitar 70% ruang jamaah haji Indonesia di Padang Muzdalifah akan tertutup karpet. Pemasangan karpet di Muzdalifah sudah diberikan sejak musim haji tahun lalu.

Melihat adanya tenda dan karpet baru yang disediakan untuk jamaah selama berada di Muzdalifah, Menag mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, tahun ini Muzdalifah akan kembali dilengkapi dengan karpet baru dari Muasassah bagi jamaah haji Indonesia. Ini kualitasnya sama dengan yang ada di Arafah,” lanjutnya.

Selain itu, jamaah haji Indonesia juga mendapat kemudahan dengan mendapat batu kerikil yang sudah disiapkan Muassasah dalam kemasan kantong. Batu ini akan dibagikan kepada jamaah saat tiba di Muzdalifah. “Jamaah tidak perlu repot-repot lagi untuk mencari batu kerikil untuk melontar jumrah. Masing-masing akan dibagikan lebih dari 70 batu dalam sebuah kantong kemasan yang praktis dibawa,” jelas Menag.

Menag berharap, dengan pelayanan yang lebih baik, jamaah akan lebih khusuk lagi menjalankan ibadah haji.* ati/sinhat – MasjidRaya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR