Minggu, 15 September 2019 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Kabar

Tenda Jamaah Haji Indonesia di Arafah Sudah 100% Terpasang

Senin, 28 Agustus 2017
Sinhat
MENAG selaku Amirul Hajj mengecek satu per satu fasilitas yang ada di dalam tenda di Arafah, mulai dari tempat tidur, kipas angin, air cooler, hingga ke masalah bentuk colokan listrik.*

MRB - Lima hari menjelang puncak ibadah haji, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin meninjau kesiapan akhir di Arafah. Menag melihat, tenda jamaah haji Indonesia sudah 100% terpasang.

Bersama delegasi Amirul Hajj dan jajaran Kemenag, kedatangan Menag disambut Ketua Muasasah Asia Tenggara, M. Amin Indragiri. Selain bangunan tenda, Menag selaku Amirul Hajj mengecek satu per satu fasilitas yang ada di dalamnya, mulai dari kipas angin, air cooler, hingga ke masalah bentuk colokan listrik.

“Alhamdulillah seluruh tenda jamaah haji Indonesia sudah berdiri, 100% tenda jamaah sudah berdiri tegak,” tuturnya di Arafah, Sabtu (26/8/2017).

Untuk melengkapi kesiapan di Arafah, mulai 6 atau 7 Zulhijjah, Muasasah akan mendatangkan pasukan listrik untuk bisa menghidupkan seluruh penyejuk udara, baik fan maupun air cooler. Menurut M. Amin Indragiri, pihaknya sudah menyiapkan 50 generator untuk mem-backup ketersediaan listrik di Arafah. Pasokan listrik diperlukan mengingat tahun ini jamaah akan menempati tenda baru dengan tambahan penyejuk udara, sehingga dibutuhkan tenaga listrik yang cukup besar.

Amin menjamin ketersedian pasokan listrik di Arafah pada musim haji tahun ini. “Selaku Ketua Muasasah, saya bertanggung jawab kalau masih ada gangguan listrik,” ungkap Amin yang mengapresiasi Menag yang telah melakukan pengecekan kesiapan Arafah secara detail, mulai dari kamar mandi hingga colokan listrik, dan chrger HP.

Selain tenda, Menag juga mengecek dapur yang disiapkan pihak maktab. Menag menilai, dapur sudah siap beroperasi untuk mengolah makanan yang akan dikonsumsi seluruh jamaah haji Indonesia. Selama di Arafah, jamaah akan mendapatkan 4 kali makan.

Menag juga mengecek langsung beberapa toilet Arafah. Secara acak, Menag membuka kran air dalam beberapa kamar mandi dan tampak airnya cukup baik. “Mudah-mudahan sampai saatnya kondisinya juga seperti itu. Pasokan air memadai. Semua toilet yang ada akan dibersihkan tiga kali dalam sehari,” lanjutnya.

Meskipun kesiapan Arafah sudah sesuai harapan, namun Menag berjanji akan terus melakukan pemantauan akhir, utamanya setelah adanya pasukan listrik pada 6 atau 7 Zulhijjah mendatang.

“Kami akan cek lagi ketika listrik sudah masuk untuk melihat suhu udara (dalam tenda) saat alat penyejuk udara sudah bekerja. Hal ini penting untuk mengantisipasi gangguan kesehatan jamaah haji, khususnya yang berisiko tinggi,” jelas Menag.

Menag menambahkan, di setiap maktab nantinya akan disiapkan satu tenda khusus untuk klinik. Jamaah haji Indonesia akan menempati 70 maktab di Arafah. Dari jumlah itu, akan ada enam sektor ad hoc yang berfungsi sebagai klinik untuk melayani aemaah haji Indonesia.* ati/sinhat – MasjidRaya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR