Senin, 18 November 2019 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Syiar
Dipasang Saat Jamaah Haji Wukuf di Arafah

Ka'bah Berselimutkan Kiswah Baru

Rabu, 6 September 2017
Saudigazette
PEMASANGAN kiswab kabah yang baru, Senin (4/9/2017).*

MRB – Kiswah atau kain penutup Ka'bah di Masjidilharam sudah berganti dengan yang baru. Dikutip dari Saudigazette, Senin (4/9/2017), pemasangan kiswah baru dilakukan saat jamaah haji berada di Padang Arafah untuk melakukan wukuf, Kamis (31/8/2017).

Kiswah ka'bah terdiri dari lima bagian, yaitu empat sisi Kabah dan tirai pintunya. Kain kiswah terbuat dari sutra yang diimpor dari luar Arab Saudi. Pembuatan kiswah membutuhkan hampir 650 kg sutra murni.

Kiswah ini dirancang khusus lebih dari 200 karyawan Arab Saudi di sebuah pabrik yang didirikan oleh kerajaan di wilayah Umm Al-Joud, Mekah. Kiswah memiliki tinggi 14 meter dan lebar 47 meter. Bagian atasnya dihiasi ayat-ayat Al Quran selebar 95 cm yang ditulis menggunakan benang perak berlapis emas yang memiliki berat 120 kg.

Pemasangan kiswah baru dilakukan setelah mendapat instruksi Raja Salman, selaku Pelayan Dua Kota Suci Mekah dan Madinah, kepada Pabrik Kiswah King Abdulaziz. Serah terima kiswah telah dilakukan sebelumnya oleh Pangeran Khaled Al-Faisal kepada Penjaga Senior Kabah Saleh Al-Shaibi, pada 23 Agustus 2017 atau 1 Zuhijjah melalui sebuah seremoni khusus.

Bersama dengan acara penggantian kiswah, Pangeran Khaled yang juga Ketua Komite Haji Pusat, meluncurkan dua kampanye yang diprakarsai oleh pemerintah Arab Saudi. Kampanye tersebut berjudul: "Melayani Peziarah dan Pengunjung adalah Kebanggaan Kami," dan “Haji adalah Ibadah dan Bukan Slogan dan Politisasi." Terkait hal ini, pihak Arab Saudi pun telah menyusun sejumlah program sebagai bagian dari kampanye.

Menurut Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekah, Nasrullah Jasam, penggantian kiswah dilakukan bertepatan dengan hari puncak haji karena pada saat itulah Masjidilharam sepi dari jamaah. "Pergantian dilakukan secara khusus oleh kerajaan dan tidak bisa sembarangan dilakukan. Pada saat itu juga biasanya Ka'bah dibersihkan," katanya.

Kiswah yang lama, ujar Nasrullah Jasam, nantinya akan dipresentasikan sebagai hadiah untuk negara-negara muslim dan tokoh-tokoh muslim senior. "Detailnya kepada siapa saya kurang paham. Tetapi biasanya diberikan sebagai bentuk penghormatan Kerajaan Arab Saudi," ujarnya.* ati – MasjidRaya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR