Senin, 18 November 2019 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Syiar

Tanam Bawang, Ponpes Ar-Rahmah Gratiskan Biaya Pendidikan Santri

Minggu, 8 Oktober 2017
IST.
TANAM perdana bawang merah di Pondok Pesantren Ar-Rahman yang dihadiri Bupati Rejang Lebong, Ahmad Hijazi bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Endang Kurnia Saputra, Selasa (3/10/2017).*

MRB – Memberikan pendidikan gratis bagi 250 santri dan santriwati, menjadi niat Pondok Pesantren (Ponpes) Ar-Rahmah. Untuk mewujudkan niat tersebut, pengelola ponpes menanam bawang merah yang kemudian dikelola para ustaz dan santri.

Hasil dari penjualan bawang merah tersebut, digunakan untuk biaya hidup para santri dan santriwati ponpes yang berada di kaki Gunung Kaba, tepatnya di Desa Air Meles Atas, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Dilansir Liputan6.com, Ponpes Ar-Rahmah yang berada di bawah pengelolaan Yayasan Ar-Rahmah, selama ini mendapat bantuan biaya operasional pendidikan dari pemerintah melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Untuk biaya pendidikan, para santri dan santriwati sudah digratiskan, sedangkan untuk biaya hidup sehari-hari masih harus mengeluarkan uang sendiri. Padahal mereka semua tinggal atau mondok di ponpes.

"Asumsi masyarakat, pendidikan gratis itu semuanya gratis, kami berupaya keras untuk itu," ujar Ketua Yayasan Ar-Rahman, Ustaz Dedi Arizandi di Rejang Lebong, Selasa (3/10/2017).

Atas dasar asumsi tersebut, lanjutnya, pengelola ponpes ingin mengratiskan biaya hidup para santri dan santriwati. Salah satu upaya yang dilakukan adalah, dengan menanam bawang merah yang pengelolaannya diserahkan kepada ustaz dan santri.

Pengelola ponpes dibantu oleh Bank Indonesia yang memang memiliki program peningkatan perekonomian pesantren. Bank Indonesia menggandeng Balai Penyuluhan Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Bengkulu untu melakukan pendampingan dan memberikan bantuan bibit, pupuk serta perawatan hingga pengelolaan hasil panen.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Endang Kurnia Saputra mengatakan, tujuan program ini untuk meningkatkan ekonomi syariah yang berujung kepada peningkatan mutu pendidikan dan mengatasi beban biaya operasional pondok pesantren. "Ini pertama kali kami lakukan khususnya untuk pesantren," katanya.

Bupati Rejang Lebong, Ahmad Hijazi juga berjanji untuk menggelontorkan beberapa program ke pesantren yang berada tepat di sisi hutan lindung Gunung Kaba yang masuk dalam jajaran Bukit Barisan tersebut. Salah satunya melalui program budi daya ternak kambing, ayam petelur, dan itik pedaging.

"Kita bantu dengan program lain, lahan di sini masih sangat luas dan memungkinkan untuk pengembangan sektor peternakan," kata Hijazi.* ati – MasjidRaya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR