Senin, 20 Mei 2019 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Syiar
Masjid Agung Damaskus

Sisa Kebesaran Dinasti Bani Umayyah

Senin, 16 Oktober 2017
IST.
MASJID Umayyah awalnya merupakan Gereja St John Baptist Basilika. Masjid Umayyad dibangun oleh Khalifah al-Walid bin Abdul Malik (88-97 H/705-715 M), khalifah keenam Dinasti Umayyah . Masjid ini memiliki arsitektur megah. Terdapat ribuan karya pengrajin Koptik dan Persia asal India dan Bizantium.*

MRB - Salah satu kota yang mempunyai peran penting dalam perkembangan agama Islam, adalah Kota Damaskus, ibu kota Suriah. Bahkan masyarakat dunia meyakini Damaskus sebagai kota tertua di dunia karena kota ini pernah didiami oleh berbagai peradaban silih berganti. Salah satu peradaban yang pernah tumbuh dan berkembang di kota ini adalah Islam.

Sebagai kota yang mempengaruhi perkembangan Islam, Damaskus menyimpan sejarah agama ini, di antaranya Masjid Umayyah atau dikenal juga sebagai Masjid Agung Damaskus. Masjid yang oleh sebagai umat Islam dianggap sebagai tempat suci keempat setelah Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsa ini, berperan dalam sejarah Islam masa lalu. Di masjid ini terdapat makam Nabi Yahya AS dan makam Salahuddin Al Ayoubi, panglima perang Islam yang terkenal dalam peristiwa Perang Salib. Bahkan sebagian umat Islam percaya, kelak Nabi Isa AS akan diturunkan Allah SWT di Masjid Umayyah.

Makam Nabi Yahya AS berada di dalam masjid yang ditandai dengan kubah berwarna hijau. Kebaradaan makam Nabi Yahya AS menjadi salah satu magnet jemaah mendatangi masjid ini. Sedangkan makam Salahuddin Al Ayoubi berada di sebuah taman kecil yang berdampingan dengan dinding utara masjid.

Masjid Umayyah awalnya merupakan Gereja St John Baptist Basilika. Masjid Umayyad dibangun oleh Khalifah al-Walid bin Abdul Malik (88-97 H/705-715 M), khalifah keenam Dinasti Umayyah . Masjid ini memiliki arsitektur megah. Terdapat ribuan karya pengrajin Koptik dan Persia asal India dan Bizantium.

Bagian masjid Umayyah terbagi atas ruang salat, Triple-aisled atau aula seluas 160 meter persegi dengan atap kayu dan keramik, halaman yang luas dan ratusan kamar untuk para peziarah. Selain itu ada arcade yang ditutupi marmer berwarna, mosaik kaca dan emas selebar 4.000 meter persegi. Masjid ini bisa dibilang memiliki mosaik emas terbesar di dunia.

Pada masa Khalifah Al-Walid, menara masjid mengalami rekonstruksi bangunan sekitar tahun 1340 dan 1488 M. Menara di sudut tenggara disebut Menara Isa, karena umat muslim meyakini bahwa Nabi Isa AS akan diturunkan Allah pada akhir zaman kelak dan sebagian muslim meyakini tempat Nabi Isa AS turun adalah, di Masjid Umayyah. Struktur menara dari masjid dikembangkan dari Temenos Romawi kuno dan tata letak bangunan ini mengikuti gaya Masjid Nabawi di Madinah.

Masjid Umayyah telah dibangun beberapa kali akibat kebakaran di tahun 1069 M, 1401 M dan 1893 M. Arsitektur masjid ini memberi pengaruh bagi seni bina masjid di seluruh dunia. Dari masjid inilah, arsitektur Islam mulai mengenal lengkungan (horseshoe arch), menara segi empat, dan maksurah.* ati - MasjidRaya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR