Sabtu, 23 November 2019 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Syiar
Masjid Badshahi Lahore

Warisan Keindahan Sang Penakluk Dunia

Rabu, 18 Oktober 2017
IST.
MASJID Badshahi merupakan masjid terbesar kelima di Asia Selatan. Masjid ini dibangun pada tahun 1671-1673 oleh raja keenam Dinasti Mughal, yaitu Raja Aungrangzeb. Raja Aurangzeb bergelar Alamgir atau juga Sang Penakluk Dunia adalah putra dari Raja Shah Jehan.*

MRB - Dinasti Mughal meninggalkan warisan berupa seni arsitektur yang sangat indah, yang dikenal dengan gaya Mughal. Dari sekian banyak arsitektur berciri khas Islam, gaya Mughal merupakan arsitektur yang muncul paling terakhir dan merupakan perpaduan gaya arsitektur Persia, Ottoman, dan India.

Dari banyak referensi yang diperoleh MasjidRaya.com, Arsitektur Mughal cukup unik karena merupakan gabungan gaya Hindu dan Islam. Gaya arsitektur ini pertama kali dirintis oleh Raja Akbar, penguasa Dinasti Mughal di India pada abad ke-16. Arsitektur Mughal yang paling terkenal adalah Taj Mahal yang dibangun oleh Raja Shah Jahan yang memerintah pada kurun waktu 1627-1658. Karena keindahannya, Taj Mahal merupakah salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

Secara umum gaya arsitektur ini memang mirip gaya Persia. Hanya bedanya pada penggunaan marmer (batu pualam) dalam jumlah besar, penggunaan satu atau dua warna saja (gaya Persia umumnya lebih berwarna-warni), dan adanya cupola, yaitu kubah kecil yang hanya disangga pilar tanpa dinding. Keistimewaan lain gaya Mughal adalah kesimetrisannya yang luar biasa.

Bangunan bergaya arsitektur Mughal sangat mudah ditemui di India, Pakistan, dan Bangladesh. Masjid-masjid di negara inipun mengadopsi gaya ini, salah satunya Masjid Badshahi atau disebut juga Masjid Raja. Masjid ini berada di wilayah Lahore, Pakistan yang dahulunya masuk dalam wilayah India. Lahore merupakan kota kedua terbesar di Pakistan. Ibukota Provinsi Punjab ini juga dikenal sebagai kota budaya sejak ribuan tahun lampau.

Konon, Lahore berperan sebagai pusat budaya India bagian utara yang membentang dari Kota Peshawar di barat hingga New Delhi di timur. Kota ini juga sempat menjadi salah satu titik perdagangan jalur sutra di masa lalu. Setelah Islam masuk ke kawasan Asia Selatan, Lahore berkembang menjadi kota tujuan bagi para penuntut ilmu untuk belajar agama. Kota ini juga menjadi saksi dari sisa-sisa kejayaan Kerajaan Islam Mughal.

Di Kota Lahore terdapat Masjid Badshahi yang merupakan masjid terbesar kelima di Asia Selatan. Masjid ini dibangun pada tahun 1671-1673 oleh raja keenam Dinasti Mughal, yaitu Raja Aungrangzeb. Raja Aurangzeb bergelar Alamgir atau juga Sang Penakluk Dunia adalah putra dari Raja Shah Jehan.

Masjid ini cukup luas, sehingga mampu menampung 10.000 hemah di aula shalat utama serta 100.000 jamaah di serambi dan halaman masjid. Masjid ini mempunyai empat menara di empat penjuru luar masjid, ditambah empat menara ekstra di empat penjuru bangunan utama masjid. Masjid ini dibangun lebih tinggi dari permukaan lahan di sekitarnya agar mencegah banjir dari Sungai Ravi ketika pasang naik. Sehingga ketika cuaca cerah, orang Lahore dapat melihat masjid ini hingga jarak 15 kilometer.

Bagian kaki langit masjid dihiasi dengan ornamen merlon bertatahkan marmer. Berbagai fitur arsitektur seperti halaman dengan bentuk persegi, lorong-lorong, empat menara pojok, arah kiblat pada ruang shalat dan pintu gerbang yang megah, memperlihatkan kekayaan arsitektur Islam.

Di dalam kompleks bangunan Masjid Badshahi terdapat museum kecil. Museum ini memajang berbagai benda-benda yang diyakini sebagai peninggalan Nabi Muhammad SAW, Khalifah Ali bin Abi Thalib dan istrinya, Fatimah Az-Zahra.

Masjid Badshahi bukan hanya terkenal dengan kemegahan, keagungan, keindahan dan kebesarannya. Masjid ini juga berperan penting dalam posisi kota Lahore di kehidupan politik, ekonomi dan budaya di masa Dinasti Mughal. Lahore merupakan kota kedua terbesar di Pakistan. Ibukota Provinsi Punjab ini juga dikenal sebagai kota budaya sejak ribuan tahun lampau.* ati - MasjidRaya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR