Jumat, 22 November 2019 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Kabar
Peringatan Hari Santri Nasional 2017

Pecahkan Rekor MURI, Puluhan Ribu Santri Ngaji Kitab Kuning

Senin, 23 Oktober 2017
IST.
PULUHAN ribu santri memecahkan rekor MURI dengan membaca kitab kuning Nashaihul Ibad karya Syekh Nawawi Al Bantany pada peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2017 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (22/10/2017).*

MRB – Peringatan hari Santri Nasional Tahun 2017 yang digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (22/10/2017), ditandai dengan pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Membaca Kitab Kuning. Pada peringatan tersebut, sebanyak 80.000 santri membaca kitab kuning Nashaihul Ibad karya Syekh Nawawi Al Bantany.

Penghargaan diberikan oleh perwakilan MURI, Sri Widyawati kepada Ketua Gerakan Pemuda Ansor Sidoarjo, Muhammad Riza Ali Faizin. “Awalnya panitia hanya memberitahukan, puluhan santri akan membaca kitab kuning. Ternyata ada puluhan ribu santri yang membaca,” katanya.

Ketua Panitia Hari Santri Nasional Muhammad Nizar mengatakan, tujuan memecahkan rekor membaca kitab kuning untuk membudayakan literasi dengan mempelajari ilmu pengetahuan agama melalui sumbernya langsung. "Karena selama ini generasi muda mulai disibukkan dengan gadget dan media sosial," katanya.

Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2017 dibuka oleh Rais Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU), K.H. Ma'ruf Amin. Ketua MUI yang juga cucu dari pengarang kitab Nashaihul Ibad tersebut, secara bergiliran membacakan kita kuning tersebut bersama sembilan kiai khos Jawa Timur. Sembilan kiai khos itu adalah Nurul Huda Jazuli (Ploso, Kediri), Anwar Mansur (Lirboyo, Kediri), Ubaidillah Faqih (Langitan, Tuban), Nawawi Abdul Jalil (Sidogiri, Pasuruan), Azaim Ibrohimi (Situbondo), Kholil Asad Syamsul Arifin (Situbondo), Fahrial Aschal (Bangkalan), Sholeh Qosim (Sidoarjo), dan Agus Ali Mashuri (Sidoarjo).

Di ujung acara, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar, membacakan tiga butir ikrar santri di hadapan puluhan ribu santri yang hadir di stadion. Isinya antara lain santri akan menjunjung tinggi marwah dan martabat agama Islam dan senantiasa setia dan taat kepada para kiai dan ulama NU. Santri akan turut serta menjaga kedaulatan Negara Kesaturan Republik Indonesia serta menjunjung tinggi Pancasila sebagai ideologi negara. Santri akan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dalam bingkai kebhinekaan demi tegak dan kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.* ati – MasjidRaya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR