Sabtu, 31 Oktober 2020 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Kabar

Alhamdulillah, Kemenag Punya Percetakan Al Quran Sendiri

Kamis, 26 Oktober 2017
kemenag.go.id
MENTERI Agama, Lukman Hakim Saifuddin meresmikan percetakan Al Quran yang berada di bawah Unit Pencetakan Al Quran Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, Selasa (24/10/2017).*

MRB - Kementerian Agama akhirnya mempunyai percetakan Al Quran yang berlokasi di Ciawi, Bogor, Jawa Barat. Peresmian percetakan Al Quran yang berada di bawah Unit Pencetakan Al Quran (UPQ) Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama tersebut, dilakukan oleh Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin, Selasa (24/10/2017).

Dalam sambutannya, Menag menyampaikan rasa syukur karena pencetakan perdana Mushaf Al-Quran Standar Indonesia telah menjadi kenyataan. menjadi keinginan banyak kalangan sejak lama. Pencetakan Al Quran dilakukan sendiri oleh pemerintah yang dalam hal ini oleh Kementerian Agama, telah menjadi keinginan banyak kalangan sejak lama. Beberapa tahun sebelumnya, pencetakan Mushaf Al Quran dilakukan melalui mekanisme lelang.

"Ini tentu adalah saat yang bersejarah. Alhamdulillah negara hadir agar bagaimana kitab suci umat Islam yang merupakan agama mayoritas yang dipeluk oleh bangsa kita yang kemudian dicetak langsung oleh Pemerintah melalui Kementerian Agama," ujarnya.

Menag menambahkan, jika keinginan pemerintah menerbitkan dan mencetak sendiri Al Quran juga merupakan keinginan para pendahulu di Kementerian Agama. "Dan saat ini, Alhamdulillah kita bisa merealisasikan keinginan itu," katanya.

Sementara itu, peresmian diikuti dengan percetakan perdana UPQ tahun 2017 yaitu berupa 110 ribu Mushaf Al Quran Standar Indonesia serta 10 ribu Al Quran dan Terjemahnya. “Al Quran yang telah dicetak, agar segera disebarluaskan ke masyarakat. Jangan sampai numpuk di gudang. Jadi setelah kita cetak dan launching, kita harus mendistribusikan ke masyarakat yang berhak dan membutuhkan secepat mungkin,” pesan Menag.

Menag melihat, keberadaan Mushaf Al Quran penting bagi umat Islam, agar pesan yang terkandung di dalamnya bisa dibaca, dipelajari, dan dikaji, untuk selanjutnya diimplementasikan dalam kehidupan. “Mari kita kawal distribusi Mushaf ini agar benar-benar sampai kepada yang berhak,” ujarnya.

Sebelumnya Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin melaporkan bahwa tahun 2017 merupakan tahun kedua UPQ mencetak Mushaf Al Quran Standar Indonesia. Tahun lalu, tepatnya 25 Oktober 2016, UPQ mencetak 35 ribu eksemplar.

“Untuk tahun ini, UPQ kita mencetak 120 ribu mushaf. Terdiri atas al-Qur’an standar Indonesia 110 ribu eksemplar dan 10 ribu al-Qur’an dan Terjemahnya. Tahun depan, Insya Allah kita akan mencetak 400 ribu eksemplar yang terdiri atas 300ribu eksemplar Mushaf Al-Quran Standar Indonesia, 50 ribu eksemplar Al Quran dan Terjemahnya, dan 50 ribu eksemplar juz amma,” terang Dirjen.* ati/kemenag.go.id – MasjidRaya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR