Rabu, 11 Desember 2019 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Muamalah

Jabar Inisiasi Kerja Sama Wisata Halal dengan Jepang

Jumat, 3 November 2017
humas jabar
GUBERNUR Jabar, Ahmad Heryawan, seusai acara makan malam bersama Gubernur Prefektur Shizuoka, Heita Kawakatsu, di Century Hotel Shizuoka, Rabu (1/11) waktu setempat.*

MRB – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menginisiasi jalinan kerja sama pengembangan wisata halal dengan Pemerintah Prefektur Shizuoka di Jepang. Pariwisata halal dinilai sebagai gaya berlibur yang kian diminati dan dibutuhkan wisatawan muslim, termasuk wisatawan lainnya yang mendambakan wisata ramah keluarga.

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan (Aher), menyambut baik rencana Pemerintah Prefektur Shizuoka untuk mempelajari kebutuhan muslim dalam berwisata. Pihaknya pun mengapresiasi niat Shizuoka untuk membangun mushala di Bandara Mount Fuji Shizuoka dan pengembangan pariwisata halal di Shizuoka.

"Semoga kerja sama ini bisa dikembangkan ke berbagai sektor dengan Shizuoka. Di antaranya untuk penerbangan dari Kertajati ke Shizuoka," katanya seusai acara makan malam bersama Gubernur Prefektur Shizuoka, Heita Kawakatsu, di Century Hotel Shizuoka, Rabu (1/11/2017) waktu setempat.

Selama ini diketahui, Shizuoka menjadi kawasan penghasil teh, sayuran, dan buah, di Jepang. Selain menu vegetarian, Jepang yang memiliki berbagai resep olahan ikan dapat menjadi alternatif makanan halal.

Peluang bisnis dengan menciptakan pariwisata halal di Shizuoka, katanya, semakin terbuka lebar dengan kerja sama yang akan dilakukan dalam progran sister province tersebut antara Shizuoka dengan Jabar. Berbagai kerja sama dengan Jabar dinilai akan meluaskan hubungan Shizuoka dengan masyarakat dan wisatawan muslim.

Terungkap dalam pertemuan, sektor pariwisata lokasi Gunung Fuji ini sedang berkembang pesat. Jumlah hotel di Shizuoka sendiri jumlahnya di atas 3.000, melebihi jumlah hotel di Ibukota Jepang, Tokyo.

Gubernur Prefektur Shizuoka, Heita Kawakatsu, mengatakan awalnya Pemerintah Prefektur Shizuoka menjalin komunikasi dengan Shizuoka Muslim Association (SMA), yakni persatuan komunitas muslim di Shizuoka, untuk mendiskusikan berbagai hal yang berkaitan dengan gaya hidup muslim.

Heita mengatakan pihaknya mendapat banyak informasi dari SMA mengenai kebutuhan warga atau wisatawan muslim saat berlibur. Pihaknya pun segera mewujudkan sejumlah fasilitas untuk para wisatawan muslim di Shizuoka.

"Pertama, kami akan membangun ruang ibadah (mushala) di Mount Fuji Shizuoka Airport," kata Heita.

Heita mengatakan pihaknya pun telah menyosialisasikan syarat-syarat makanan dan minuman halal kepada para pengusaha tempat makan atau restoran di Shizuoka. Mereka didorong untuk menyajikan berbagai makanan halal dan mempromosikannya.* harie – MasjidRaya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR