Senin, 18 November 2019 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Kabar
Prihatin Terhadap Perilaku Pelajar

Disdik Kota Bogor Buka “Bengkel” Akhlak

Rabu, 21 Februari 2018
KADISDIK Kota Bogor, Fahrudin, didampingi Kasi Kesiswaan Disdik Kota Bogor, Tedi Kusnadi, berfoto bersama siswa usai membuka Mentoring Penanganan Penyimpangan Perilaku Siswa. Mentoring digelar di Ballroom Hotel Pesona Anggraeni, Jalan Raya Cipayung Bogor, Senin (19/2).* humas jabar

MRB - Berangkat dari rasa keprihatinan terhadap perilaku para pelajar Kota Bogor, Senin (19/2/2018), Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor menggelar acara Mentoring Penanganan Penyimpangan Perilaku Siswa. Mentoring digelar di Ballroom Hotel Pesona Anggraeni, Jalan Raya Cipayung Bogor. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor, Fahrudin, membuka kegiatan tersebut didampingi Kepala Seksi (Kasi) Kesiswaan Dinas Pendidikan Kota Bogor, Tedi Kusnadi.

Acara mentoring yang berlangsung selama tiga hari, Senin-Rabu (19-21 Februari 2018)  diikuti 71 pelajar SMP Kota Bogor, baik dari sekolah negeri maupun swasta.

Menurut Fahrudin, perilaku para siswa akhir-akhir ini sudah di luar batas kewajaran. Bila tidak diberi bimbingan, baik dari orangtua atau keluarga maupun pihak sekolah, tidak menutupkemungkinan para siswa akan tumbuh jauh dari nilai-nilai kebaikan.

Belum lagi ditambah sajian tayangan di televisi maupun internet melalui media sosial atau portal video yang sudah tanpa batas, semakin menambah kekhawatiran jika tidak ada pendampingan, khususnya dari orangtua maupun keluarga.

“Melalui program ‘bengkel’ akhlak dan mental, kelak diharapkan para siswa usai mengikuti pembinaan tersebut dapat mengubah perilakunya menjadi lebih baik,” ungkap Fachrudin.

Program bengkel akhlak dikemas dalam bentuk bimbingan mental dengan menghadirkan narasumber dari Kepolisian, personil TNI, dan motivator Emotional Spirit Quotation (ESQ) serta outbound di penghujung acara. Dengan program dan materi pembelajaran ini, diharapkan para siswa mampu mengubah akhlak dan mental untuk selanjutnya mampu menularkan perilaku positif tersebut kepada siswa lainnya di lingkungan sekolahnya masing-masing.

Di hadapan para peserta, Fahmi panggilan akrab Fachrudin, menekankan kepada seluruh peserta, bahwa semua yang turut hadir dalam mengikuti program tersebut tidak lain adalah bentuk perhatian Disdik Kota Bogor dalam membantu dan  menghantarkan para peserta menemukan jati dirinya masing-masing.

“Mereka mampu  menggali kembali potensi yang selama ini  terpendam dan tidak mereka sadari karena kurangnya perhatian dan pembinaan yang lebih, baik daripada orangtua, lingkungan keluarga, atau di rumah,” pungkas Fahrudin.

Lebih jauh ia berharap, program ini dapat memberikan kontribusi yang positif bagi pembinaan para siswa di Kota Bogor  sehingga tidak akan lagi kita temui para pelajar terlibat tawuran ataupun penyimpangan perilaku lainnya.

“Lebih daripada itu, yakni terbentuknya pelajar yang berakhlak mulia, berkarakter, dan berbudi pekerti luhur dalam rangka menyongsong generasi emas era milenial,” pungkas Fahmi.* harie – MasjidRaya.com

 

 


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR