Jumat, 22 November 2019 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Kabar
Wakil Bupati Bandung, H. Gun Gun Gunawan

Buka Bersama, Soroti Pencemaran Lingkungan

Sabtu, 2 Juni 2018
deddyra
WAKIL Bupati Bandung, H. Gun Gun Gunawan, pada acara siraman rohani dan buka bersama lintas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bandung, yang digelar di Rumah Dinas Wakil Bupati Bandung, Soreang, Jumat (1/6/2018).* deddyra

MRB - Makin beratnya pencemaran lingkungan, terutama akibat pumbuangan limbah berbahaya dan sampah ke sungai, mendapat perhatian serius Wakil Bupati Bandung, H. Gun Gun Gunawan.  

Pencemaran terhadap sungai, kata Gun Gun, bukan lagi persoalan terhadap lingkungan, tetapi sangat berdampak pada nyawa manusia dan kehidupan manusia.

"Pencemaran ini bukan lagi masalah lingkungan, tetapi kemanusiaan. Bila pencemaran semakin banyak dan sungai makin berat, maka akan mengancam nyawa manusia akibat  air yang digunakan masyarakat sebagai bahan baku," kata Gun Gun Gunawan, usai acara siraman rohani dan buka bersama lintas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bandung, yang digelar di Rumah Dinas Wakil Bupati Bandung, Soreang, Jumat (1/6/2018).

Selain para kader, tampak hadir pada acara tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Jajang Rohana, dan sejumlah anggota Fraksi PKS.

Pencemaran Sungai Citarum, kata Gun Gun, terutama akibat pembuangan limbah pabrik yang kian parah sampai saat ini belum berhasil ditangani secara maksimal. Bahkan sejumlah program sudah diluncurkan pemerintah daerah, namun Sungai Citarum tetap tercemar. Untuk menangani kelestarian Sungai Citarum, saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali meluncurkan program, yaitu Citarum Harum Bestari, dengan melibatkan Kodam III Siliwangi.

Gun Gun Gunawan meminta, dalam menangani pencemaran Sungai Citarum, harus ada tindakan tegas dari pihak terkait, pemerintah dan Satlak.

Bila aparat bertindak tegas, katanya, otomatis masyarakat sekitar juga akan turut peduli, mengontrol keberadaan sungai dari pencemaran.

"Warga itu akan melihat sejauh mana keteladan, ketegasan pemerintah, dan Satlak. Nanti mereka akan mengikuti, ketika kita tegas terhadap kasus-kasus pencemaran, maka masyarakat disuruh apa pun insha Alloh menurut, karena masyarakat selalu melempar pada kita, mereka yang membuang sampah ke sungai ditindak, tapi yang membuang limbah dibiarkan belum ditindak lebih jauh," jawab Gun Gun, ditanya soal keterlibatan masyarakat terkait pencemaran sungai.

Gun Gun juga berharap, bila ada ancaman dari pihak tertentu untuk meredam masyarakat terkait pencemaran, masyarakat tidak perlu takut untuk melaporkanya.

"Bila ada ancaman dan sebagainya laporkan saja pada kita, akan ditindaklanjuti, karena sudah menjadi komitmen Satlak untuk masalah lingkungan ini," kata Gun Gun.* deddyra



BAGIKAN
BERI KOMENTAR