Rabu, 18 Juli 2018 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Kabar
Diserahkan Plh. Gubernur Jabar, Iwa Karniwa

3.000 Mustahik Terima Zakat dari Masjid Raya Bandung

Minggu, 17 Juni 2018
jabarprov.go.id
Plh. Gubernur Jawa Barat, Iwa Karniwa, secara simbolis menyerahkan secara langsung zakat tersebut kepada para mustahik di Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, Jalan Asia-Afrika Kota Bandung, Kamis malam (14/6/2018).

MRB - Malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Unit Pengelola Zakat (UPZ) Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat menyalurkan zakat kepada 3.000 mustahik atau penerima zakat.

Plh. Gubernur Jawa Barat, Iwa Karniwa, secara simbolis menyerahkan secara langsung zakat tersebut kepada para mustahik di Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, Jalan Asia-Afrika Kota Bandung, Kamis malam (14/6/2018).

Iwa merasa bersyukur dan bahagia karena bisa menyerahkan langsung zakat tersebut. Raut muka bahagia pun, kata Iwa, tergambar dari para mustahik. Untuk itu, Iwa memberikan apresiasinya kepada UPZ Masjid Raya Bandung karena telah bisa menyalurkan zakat dalam jumlah banyak.

“Apresiasi saya untuk UPZ Masjid Raya Bandung karena telah bisa mengoordinir para muzaki (pemberi zakat). Pada malam ini telah bisa menyalurkan zakat kepada para mustahik yang dewasa sekitar dua ribu dan anak-anak sebanyak seribu. Ini jumlah yang luar biasa,” kata Iwa ketika ditemui usai acara penyerahan zakat tersebut.

 “Hal yang paling membahagiakan ini disampaikan pada malam Takbiran. Pemberian zakat ini memberikan makna bahwa melalui zakat ini kita bisa membuat orang bahagia. Ada sebagian dari kita karena keterbatasan materi tidak bisa merayakan Idul Fitri secara suka cita,” papar Iwa, seraya berharap zakat ini bisa memberikan manfaat untuk para penerimanya.

Insyaallah yang tiga ribu orang ini, saya tadi lihat cukup menggambarkan mereka (mustahik) ini sangat bahagia, sangat senang, sangat gembira. Sesuai dengam tuntunan Al Quran dan Hadist pada saat menghadapi bulan Ramadhan dan Hari Kemenangan itu harus disambut dengan suka cita, tapi karena suka citanya agak berkurang karena keterbatasan keuangan,” pungkas Iwa.* harie – MasjidRaya.com

 

 

 



BAGIKAN
BERI KOMENTAR