Minggu, 23 September 2018 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Dakwah
Dari Hadits Qudsi

Di Antara Dua Nikmat

Kamis, 5 Juli 2018

MRB - Allah berfirman: Engkau ada di antara dua kenikmatan yang tidak engkau ketahui, manakah sesungguhnya yang merupakan musuhmu paling besar. Apakah dosa-dosamu yang tak terlihat oleh orang lain, ataukah pujian dan sanjungan kepadamu?

Andaikata orang-orang mengetahui dosa-dosamu yang Aku ketahui, sudah pasti mereka tidak akan sudi lagi menerima kehadiranmu. Itulah nikmatKu. Dan yang lebih besar dari nikmat itu adalah kesehatan di mana engkau tidak membtuhkan pertolongan mereka, dan bahkan merekalah yang butuh bantuanmu sehingga engkau terlindungi dari perbuatan jelek mereka.

Karena itu memujilah kepadaKu. Kenalilah Aku sebanyak nikmat yang Aku berikan padamu. Bersihkan perbuatanmu dari rasa pamer. Berbekallah seperti bekal sang musafir yang dihantui kekhawatiran.

Jadikanlah amal kebajikanmu memenuhi luas 'Arasy-Ku.

Wahai manusia! Hatimu yang keras membatu akan menangis karena amal perbuatanmu. Amal perbuatanmu akan menangis juga karena ragamu. Ragamu akan menangis juga karena lantaran mulutmu. Dan mulutmu akan menangis juga karena matamu.

Wahai manusia! KekayaanKu tidak akan pernah habis selamanya. Sebanyak engkau berinfak, sebanyak itu pula Aku memberi rezeki padamu. Seberapa pula tingkat kekikiranmu, sekadar itu Aku menahan rezekiKu.

Sikap kikirmu pada orang miskin karena prasangkamu yang jelek, tercekam oleh perasaan takut miskin dan tidak percaya kepadaKu. Persoalan rezeki adalah persoalan asal kejadianmu. Jika engkau mendambakan rezeki, lalu Aku memberi padamu, maka sedekahkanlah dan jangan kikir pada hamba-hambaKu. Aku jamin ganti untukmu dan Aku janjikan pahala untukmu. Mengapa engkau masih juga ragu kepada KitabKu.

Barangsiapa yang tidak percaya pada janjiKu dan tidak percaya pada para NabiKu ia benar-benar menentang pada ketuhananKu. Barangsiapa yang membangkang pada ketuhananKu, dia akan Aku jerumuskan ke dalam api neraka.* Diterjemahkan oleh Prof. Masdar Helmy dari al-Mawa'idz fil Ahadi al Qudsiyyah - MasjidRaya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR