Rabu, 17 Oktober 2018 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Syiar
Arafah (2)

Padang Rahmat Tempat "Pelantikan" Haji

Rabu, 1 Agustus 2018
IST.
PADANG Arafah sangat penting keberadaannya bagi jamaah haji karena merupakan tempat pelaksanaan wukuf, salah satu rukun haji yang tidak bisa “tergantikan”.*

MRB - Padang Arafah terletak di sebelah timur kota Mekah, berjarak hanya 25 kilometer. Keberadaannya sangat penting bagi jamaah haji karena merupakan tempat pelaksanaan wukuf, salah satu rukun haji yang tidak bisa “tergantikan”. Sebagaimana disabdakan Rasulullah SAW, “al-Hajju ‘Arafat” (Haji adalah Arafah, maksudnya wukuf di Arafah).

Wukuf menamsilkan saat manusia berada di hari penantian (Padang Masyhar) dalam formasi antre, menanti giliran untuk dihisab (ditimbang-timbang amal baik dan buruknya). Wukuf adalah rukun haji yang harus dilakukan oleh jamaah haji, jika tidak, ibadah hajinya dianggap tidak sah.

Karena itu, Padang Arafah sangat penting keberadaannya bagi jamaah haji. Semua jamaah haji, secara bersama-sama pada waktu yang sama yaitu pada 9 Zulhijah tumplek di Arafah melakukan wukuf. Lebih tiga juta jamaah datang dari berbagai penjuru dunia dengan berbagai warna kulit, bahasa, ras dan usia serta bentuk dan kondisi masing-masing.

Di Padang Arafah, jamaah berpadu sebagai satu komunitas yang tidak mengenal batas-batas. Pangkat dan kedudukan serta pengaruh tidak ditonjolkan di sini. Kaum bangsawan maupun orang biasa dipandang sederajat. Semuanya terbungkus dalam pakaian ihram berwarna putih. Mereka berbeda, tapi satu dalam keyakinan Islam.

Meski Arafah hanya merupakan tempat “berdiam” sesaat, hanya didatangi sehari dalam setahun, namun pemerintah Arab Saudi tetap membangun fasilitas yang cukup memadai. Padang yang gersang terus diupayakan semakin hijau. Tersedia bangunan toilet permanen yang tersebar di seluruh penjuru Arafah. Untuk menjaga dari cuaca panas, dibangun ribuan pipa air, baik yang digunakan untuk menyirami pepohonan maupun sebagai hujan buatan.

Untuk kenyamanan berwukuf didirikan tenda-tenda yang mampu menampung tiga juta lebih jamaah. Pendirian tenda itu biasanya dilaksanakan seminggu menjelang pelaksanaan wukuf, dilakukan siang malam oleh para pekerja musiman yang berasal dari berbagai negara. Beberapa spanduk bertuliskan daerah asal jamaah Indonesia terpasang di beberapa tenda.

Pada malam hari, lampu kerkekuatan megaan watt membuat Arafah terang benderang. Satu hal yang perlu diantisipasi jamaah adalah serbuan nyamuk yang banyak terdapat di Arafah.* abu ainun - MasjidRaya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR