Kamis, 15 November 2018 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Dakwah
Dari Hadits Qudsi

Mari Kita Renungi

Selasa, 4 September 2018

MRB - Allah SWT berfirman dalam hadits qudsi: Wahai manusia! Jangan engkau menjadi orang yang terlambat dalam bertobat, membumbung angan-angan dan mengharap kenikmatan hidup di akhirat tanpa amal.

Berkata seperti ahli ibadah, beramal seperti orang munafik. Jika diberi karunia tidak pernah mau menerima apa adanya, jika tidak diberi tidak mau bersabar. Mengajak berbuat baik pada orang lain, tapi ia sendiri mengabaikannya. Mencegah orang lain agar tidak berbuat nista, sementara ia sendiri melakukannya.

Mencintai orang yang berbuat baik, tapi ia sendiri tidak termasuk di dalamnya. Membenci orang yang bersiakp munafik, tapi ia sendiri termasuk di dalamnya. Mengatakan sesuatu yang ia sendiri tidak berbuat, bahkan ia melakukan yang ia larang. Meminta orang lain agar memenuhi janji, tapi ia sendiri mengkhianatinya.

Allah Swt berfirman: Wahai manusia! Hari demi hari usiamu kian berkurang, sementara engkau tidak pernah menyadarinya. Setiap hari Aku datangkan rezeki kepadamu, sementara engkau tidak pernah memuji-Ku. Dengan pemberian yang sedikit engkau tidak pernah mau menerimanya dengan lapang dada. Dengan pemberian yang banyak, engkau juga tidak pernah merasa cukup atau merasa kenyang.

Wahai manusia! Setiap hari Aku mendatangkan rezeki untukmu, tapi setiap malam malaikat datang kepada-Ku, dengan membawa catatan perbuatan jelekmu. Engkau makan rezeki dengan lahap, tapi engkau tidak segan-segan pula berbuat durhaka kepada-Ku. Aku kabulkan jika engkau memohon kepada-Ku, kebaikan-Ku tidak putus-putus mengalir untukmu, tapi sebaliknya kejelekanmu sampai kepada-Ku tiada henti-hentinya.

Aku sungguh sangat malu kepadamu, tapi engkau sedikitpun tidak pernah merasa malu kepada-Ku. Engkau melupakan diri-Ku, dan mengingat yang lain. Kepada manusia engkau merasa takut, sedangkan kepada-Ku engkau merasa aman-aman saja. Kepada manusia engkau merasa takut, bila dimarahi, tapi pada murka-Ku engkau tidak peduli.* Diterjemahkan oleh Prof. K.H. Masdar Helmy dari “Kitab Al-Mawa’idzfilahaditsal-Qudsiyyah” yang dihimpun oleh Imam Al-Ghazali - MasjidRaya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR