Kamis, 15 November 2018 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Dakwah
Muhasabah

Amal Kebajikan

Jumat, 12 Oktober 2018

MRB - Abu Manshur bin Dzakir adalah seorang laki-laki yang zuhud lagi saleh. Ketika mendekati wafat, dia banyak menangis. Orang bertanya, "Mengapa engkau menangis menjelang maut?"

Dia menjawab, "Aku menempuh sebuah jalan yang tidak pernah ditempuh."

Pada malam keempat setelah kematiannya, anaknya bermimpi, bertanya kepada ayahnya. "Ayahku, apa yang dilakukan Allah terhadapmu?"

"Anakku, persoalannya lebih sulit daripada yang kamu kira. Aku bersua dengan Penguasa Yang Maha Adil, padahal saat itu musuh-musuhku mendebatku. Kemudian Allah berfirman kepadaku, "Hai Abu Manshur, aku telah memberimu usia 70 tahun. Apa yang kamu bawa sekarang?"

"Ya Rabbi, aku pernah berhaji sebanyak 30 kali, bersedekah sebanyak 40.000 dirham yang aku serahkan dengan tanganku sendiri, dan aku pun pernah mengikuti perang sebanyak 40 kali."

"Allah berfirman, "Aku tidak menerima semua itu sebagai kebaikan."

Aku bergumam, "Celakalah diriku."

Allah berfirman, "Karena kemurahanKu, Aku tidak akan menyiksa orang sepertimu, hai Abu Manshur. Apakah kamu tidak ingat bahwa pada hari anu, kamu menyingkirkan batu dan pengganggu dari jalan supaya Kaum Muslimin tidak jatuh karenanya. Sungguh Aku merahmatimu karena perbuatan itu. Sungguh Aku takkan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik."* abu ainun/"Pengalaman Ruhaniah Kaum Shufi" - MasjidRaya.com


KATA KUNCI:

BAGIKAN
BERI KOMENTAR