Selasa, 23 Januari 2018 | MasjidRaya.comTentang Kami | Kontak Kami
Masjid Raya Bandung
Provinsi Jawa Baratmedia silaturahmi umat
Agenda

MQK IV Tingkat Nasional Digelar di Jepara

Minggu, 19 November 2017

MRB - Musabaqah Qira'atil Kutub (MQK) VI tingkat nasional akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Balekambang, Jepara, Jawa Tengah, 29 November-7 Desember 2017. MQK adalah ajang perlombaan membaca, menerjemahkan sekaligus menjelaskan kandungan kitab kuning yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag).

"MQK penting guna memperkokoh kultur akademik keilmuan Islam yang belakangan memperlihatkan adanya tren penurunan di tengah derasnya arus informasi," kata Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Ahmad Zayadi dikutip dari kemenag.go.id, Selasa (14/11/2017).

Zayadi memaparkan, mengutip data Balitbang dan Diklat Kemenag, saat ini terjadinya penurunan tradisi akademik mempelajari ilmu agama (tafaqquh fiddin). Salah satu penandanya adalah semakin menurunnya minat masyarakat luas untuk mengkaji kitab kuning.

Penurunan kajian kitab kuning, lanjutnya, berdampak secara langsung terhadap makin berkurangnya ulama-ulama yang menguasai literatur ke-Islaman khas tersebut. MQK diharapkan bisa menjadi salah satu sarana untuk memelihara minat masyarakat untuk mempelajari kitab kuning.

Sementara itu Ketua Dewan Hakim MQK Nasional VI, Said Agil Husein Al Munawwar mengatakan, literatur keilmuan Islam menyimpan warisan khazanah intelektual yang sangat kaya. Dengan khazanah keilmuan Islam yang beragam, setiap persoalan kehidupan dibahas secara mendetail dalam kitab kuning baik dari hal mendasar seperti dogma, hukum Islam hingga ketatanegaraan.

Dia berharap gelaran MQK dapat menumbuhkembangkan minat mengkaji kitab kuning secara lebih luas serta meningkatkan munculnya ahli keilmuan Islam yang mampu merespons perkembangan zaman. "Bayangkan apa jadinya jika Muslim masa kini terputus dari jejaring kitab kuning. Pelestariannya, dengan segala bentuk yang dapat diupayakan, bisa dikatakan sebagai suatu keniscayaan, jika tidak kita katakan kewajiban," katanya.* ati – MasjidRaya.com


BAGIKAN
BERI KOMENTAR